. Pergerakan makanan dalam perut: Dikenal sebagai gastroparesis, lambatnya pengosongan makanan dari lambung ke usus halus. Makanan ini nantinya akan terkumpul di perut yang dapat memicu kembung, nyeri, mual, dan rasa kenyang setelah beberapa suapan makanan. Kondisi seperti ini, dikatakan lebih sering terjadi pada orang tua dan orang-orang yang sering merasa cemas dan stres
5. Pertumbuhan bakteri usus kecil yang berlebihan (SIBO): Terjadi ketika ada peningkatan jumlah bakteri yang tidak normal di usus kecil. Bisa disebabkan oleh stres, perjalanan, penggunaan antibiotik, penggunaan alkohol, dan obat-obatan tertentu yang dapat mengganggu mikrobioma. SIBO sering menyebabkan kembung dengan rasa sakit luar biasa karena udara akan terperangkap di usus kecil atau usus besar yang biasanya juga disertai rasa kenyang dan mual.
6. Alergi makanan: Intoleransi makanan dapat menyebabkan sakit perut dan kembung dalam beberapa jam setelah makan. Alergi terhadap makanan tertetu, bisa membuat sistem pencernaan kekurangan enzim tertentu, yang diperlukan untuk memecah makanan tertentu. Intoleransi makanan yang paling umum diakibatkan oleh laktosa (susu), histamin (bahan kimia yang secara alami terjadi pada keju, nanas, pisang, alpukat dan coklat) dan gluten (protein dalam gandum, gandum hitam dan barley).