7 makanan ini tidak boleh dikonsumsi setelah minum obat menarik untuk diulas. obat diserap oleh tubuh bukan hanya didukung oleh kandungan obat. Minuman atau makanan yang dikonsumsi bersama dengan obat juga dapat mempengaruhi manfaat obat bagi tubuh.
Berikut 7 makanan ini tidak boleh dikonsumsi setelah minum obat dirangkum dari berbagai sumber:
1. Olahan Susu
Susu mengandung mineral kalsium yang kuat. Kalsium yang terkandung di dalamnya bila berinteraksi dengan obat-obatan tertentu dapat membuat obat Anda tidak efektif. Hal itu karena kalsium yang terdapat dalam produk susu mengganggu penyerapan suplemen zat besi dan antibiotik, sehingga kamu mendapatkan lebih sedikit senyawa aktif yang beredar di aliran darah.
2. Anggur Merah
Kedua makanan tersebut mengandung senyawa yang disebut “tyramine” yang bekerja dengan cara yang sama pada neuron otak seperti kelas antidepresan yang disebut inhibitor monoamine. Jadi, mereka dapat meningkatkan efek obat tersebut
3. Sayuran Hijau
Beberapa sayuran berwarna hijau tua seperti brokoli, bayam, asparagus, dan selada daun merah memang bagus untuk kesehatan karena mengandung vitamin K yang tinggi. Sayangnya, sayuran tersebut dapat meningkatkan khasiat obat pengencer darah, seperti Warfarin.
4. Grapefruit
Salah satu buah-buahan yang perlu dihindari saat kamu sedang mengonsumsi obat. Pasalnya, buah tersebut memengaruhi beberapa agen penurun kolesterol, beberapa obat jantung, beberapa obat sistem kekebalan, dan beberapa obat alergi.
5. Pisang
pisang adalah buah yang tinggi potassium. Terlalu banyak kalium dapat menyebabkan detak jantung yang tidak teratur dan palpitasi jantung.
6. Salmon
almon kaya akan tiramin yang akan bertentangan dengan asam amino pada obat. Kalau kamu masih nekat, dampaknya bisa menyebabkan darah tinggi dan serangan jantung.
7. Cokelat
Cokelat memiliki kandungan kafein dan theobromine yang menyebabkan emosi tidak stabil atau merasa lemas jika dikonsumsi setelah minum jenis obat ritalin.
(RIN)
(Rani Hardjanti)