Korban Selamat Tragedi Kanjuruhan Lihat Kematian Secara Langsung, Apa Dampak Psikologisnya?

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Senin 03 Oktober 2022 10:15 WIB
Tragedi Stadion Kanjuruhan, (Foto: Avirista M)
Share :

"Amigdala kemudian mengirimkan sinyal ke daerah korteks frontal yang terlibat dalam menganalisis dan menafsirkan data (termasuk memori buruk). Selanjutnya otak mengevaluasi apakah data tersebut merupakan ancaman atau tidak, sehingga penilaian terlibat. Pada akhirnya, respons 'lawan atau lari' dibangkitkan," tambahnya.

Setelah itu, beberapa dari korban selamat atau saksi kecelakaan biasanya memerlukan 'pelampiasan' emosi yang begitu besar. Salah satunya, media sosial yang disebut sebagai salah satu tempatnya. Ini diperlukan sebagai mekanisme pencegahan, agar kejadian serupa dapat dihindari atau menjadi bukti suatu peristiwa bisa terjadi.

"Menyaksikan kematian atau bencana di depan mata, memberi kesempatan untuk menghadapi ketakutan akan kematian, rasa sakit, putus asa, degradasi, dan pemusnahan sambil tetap merasakan tingkat keamanan tertentu," kata Psikiater dr. David Henderson

 BACA JUGA:Bahagia Belum Tentu Tak Alami Penyakit Mental Loh, Kenali Dulu 3 Indikatornya

BACA JUGA:Orang dengan Periodontitis Berisiko Lebih Tinggi Terkena Penyakit Kardiovaskular

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya