Gula meja umumnya diekstraksi dari tebu atau bit gula. Kandungan gula ini terdiri dari 50 persen glukosa dan 50 persen fruktosa yang terikat bersama.
Sukrosa ditemukan dalam banyak makanan, seperti es krim, permen, kue kering, kue soda, jus buh, daging kaleng atau olahan maupun sereal dan sirup jagung tinggi (HFCS) adalah jenis pemanis yang banyak digunakan, di Amerika Serikat. Gula jenis ini diproduksi dari tepung jagung melalui proses industri. Kandungannya terdiri dari fruktosa dan glukosa.
Terdapat beberapa jenis HFCS yang berbeda dengan jumlah fruktosa yang bervariasi.
1. Agave Nectar
Agave nectar disebut sirup agave adalah pemanis yang sangat populer yang dihasilkan dari tanaman agave. Pemanis jenis ini biasanya digunakan sebagai alternatif "sehat" untuk gula. Sebab tidak meningkatkan kadar gula darah sebanyak varietas gula lainnya.Akan tetapi, nektar agave mengandung sekitar 70-90 persen fruktosa dan 10-30 persen glukosa. Pemanis ini digunakan dalam banyak "makanan kesehatan", seperti buah-buahan, yogurt manis, dan sereal.
2. Gula dengan Glukosa
Pemanis satu ini mengandung glukosa murni atau glukosa yang dikombinasikan dengan gula selain fruktosa. Gula jenis ini mungkin termasuk gula lain seperti galaktosa:-malt jelai-sirup beras merah-sirup jagung-padatan sirup jagung-dekstrin-dekstrosa-malt diastatic-etil maltol-glukosa-padatan glukosa-laktosa-sirup malt-maltodekstrin-maltosa