MENGALAMI nyeri di bagian atau lokasi tertentu di tubuh, jadi masalah yang sering dialami banyak orang dalam kehidupan sehari-hari.
Terlihat seperti masalah kesehatan yang sepele, tapi jangan salah kaprah kalau masalah nyeri bukan hanya semata akibat cedera atau kecelakaan. Sebab, nyeri bisa juga muncul karena ada gangguan saraf.
Dalam kasus nyeri, setiap masalah nyeri punya intervensi yang khusus, termasuk juga dokter yang menangani. Misalnya, masalah nyeri akibat cedera dan kecelakaan, dokter yang bertanggung jawab untuk menangani kasus seperti itu biasanya dokter spesialis ortopedi. Lalu, jika masalah nyerinya ada di saraf, dokter spesalis bedah saraf yang akan turun tangan.
Selain itu, dokter anestesi juga memainkan peran yang cukup penting dalam penanganan masalah nyeri. Dari penjelasan tersebut, terbukti bahwa masalah nyeri yang kerap diabaikan ternyata tidak boleh dianggap sepele karena bisa pengaruhi kualitas hidup penderitanya.
"Nyeri adalah satu pengalaman emosional yang tidak menyenangkan. Masalah ini biasanya disebabkan oleh kerusakan tampak maupun tidak tampak. Baik nyeri dengan durasi pendek (akut) maupun durasi panjang (kronik), sama-sama dapat memengaruhi kualitas hidup penderitanya," kata spesialis anastesi, dr. Ketut Ngurah Gunapriya, Sp.An, saat ditemui baru-baru ini.
Karena harus ditangani dengan tepat, setiap nyeri yang muncul perlu diobservasi lebih lanjut. Sebab, letak nyeri bisa memengaruhi treatment yang akan diberikan.
Pada kasus nyeri di area lutut misalnya, rasa sakit yang datang tiba-tiba seperti hentakan keras disertai pembengkakan bisa menjadi tanda adanya ligament yang robek.
"Jika tidak segera mendapat penanganan yang tepat, maka akan menyebabkan pembengkakan lutut yang semakin parah, hingga dapat menyebabkan kerusakan jaringan daerah lutut secara permanen," kata dr. Ketut.
Ia menegaskan penting untuk segera memeriksakan diri ketika terjadi nyeri. Entah itu nyeri di tulang belakang yang bisa saja pertanda adanya saraf yang terjepit, nyeri di bahu, nyeri di pergelangan kaki, hingga nyeri di kepala. Sebab, tindakan medis yang tepat memang sangat diperlukan.
BACA JUGA:Kenali Cara Mengobati Social Anxiety Disorder, yang Diduga Dialami Keisya Levronka
BACA JUGA:3 Tips Mengobati Gusi Bengkak Secara Alami, Dicoba Yuk!
"Ketika nyeri datang, di area tubuh mana pun itu, sebaiknya segera dilakukan konsultasi bersama dokter spesialis, terutama jika nyeri yang muncul terasa tajam yang berkepanjangan dan tidak hilang berminggu-minggu," sarannya.
Penanganan nyeri dalam dunia medis disebut dengan manajemen nyeri. Pada manajemen nyeri, pengobatan yang dilakukan dokter lebih berfokus pada penyebab yang mendasari nyeri.
"Oleh karena itu, manajemen nyeri ini menjadi bagian penting dalam perawatan medis. Pemeriksaan pada nyeri dapat dilakukan dengan dokter spesialis untuk mengobati rasa nyeri, mendiagnosis penyebab rasa nyeri, sekaligus mengurangi risiko komplikasi dari rasa nyeri yang timbul," pungkas dr Ketut.
Dalam penanganan nyeri sendiri ada konsep 'pain care manajement', yang menurut dr. Ketut bisa dapat membantu untuk mendeteksi, mengobati, dan mengatasi masalah seputar nyeri dan penyebabnya.
(Rizky Pradita Ananda)