Saat terus-menerus menghirup asap rokok yang tak disadari menempel di benda-benda tersebut. Seseorang bisa saja jadi mengalami infeksi paru kronik.
"Risiko terjadinya infeksi paru risiko terjadinya peradangan kronik menjadi asma muncul juga pada perokok tersier," tegas Dr. Agus
Secara bahaya, seperti diungkap Dr. Agus, baik itu rokok konvensional maupun elektrik, sama-sama mengandung tiga bahan berbahaya yakni nikotin, karsinogen (carcinogen), dan partikel iritatif yang semuanya bisa menyebabkan sakit jantung, peradangan saluran nafas dan pembuluh darah hingga kanker.
Meski, carcinogen penyebab kanker terdapat di tar (tembakau yang dibakar) pada rokok biasa. Sedangkan carcinogen dihasilkan dari banyaknya kandungan pengawet dari liquid di rokok elektrik.
BACA JUGA:Apa Benar Vape Bisa Sebabkan Kanker Paru?
BACA JUGA:Fakta, Vape Tak Lebih Baik dari Rokok
(Rizky Pradita Ananda)