Berikut gejala batu amandel yang dirangkum dari berbagai sumber:
1. Bau Mulut
Menurut National Institutes of Health, setengah populasi dunia menderita halitosis atau bau mulut. Sementara 90 persen kasus disebabkan oleh masalah di mulut, seperti kebersihan mulut yang buruk, amandel juga bisa terisi sisa makanan dan sisa makanan, menjadi sarang kuman dan keluarkan bau naga.
2. Nyeri Menelan
Sementara banyak batu amandel kecil dan tidak mengganggu, kalsifikasi pada amandel sehingga memicu pembengkakan bisa membuat sakit saat menelan. Ketidaknyamanan saat menelan dan bukan disebabkan alergi atau virus seperti radang tenggorokan, nyeri mungkin disebabkan oleh batu amandel yang membesar.
Kadang-kadang Anda dapat mengusir ini dengan kumuran air garam atau bahkan batuk. Namun, ketika masalah tenggorokkan ini lebih besar mungkin memerlukan konsultasi untuk mengevaluasi telinga, hidung, dan tenggorokan (THT).
3. Mendengkur
Pembesaran amandel juga dapat menjadi penyebab mendengkur. Ketika amandel membesar, ini bisa mengganggu saluran udara. Sementara mendengkur mengganggu, ini umumnya tidak berbahaya kecuali jika disertai dengan apnea tidur, di mana tubuh akan berkurang oksigen karena adanya jeda napas atau penyumbatan saluran napas. Jika kondisinya parah, operasi untuk mengangkat amandel mungkin disarankan
Demikian informasi mengenai batu amandel. Semoga bermanfaat.
(Rani Hardjanti)