ADA 5 negara yang penduduknya punya umur pendek. Apa saja yang mempengaruhi intensitas kehidupan negara tersebut? Simak penjelasannya pada artikel berikut ini.
Ada berbagai faktor yang membuat masyarakat dalam suatu negara memiliki harapan hidup tinggi. Ketersedian bahan pangan, lapangan kerja, pendidikan dan lingkungan menjadi alasan masyarakat suatu negara hidup dengan baik.
Namun disamping itu ironisnya ada beberapa negara dengan harapan hidup rendah sehingga masyarakat rentan berumur pendek.
BACA JUGA:Selain Indonesia, Ini 5 Negara Paling Percaya dengan Dukun
Melansir dari World Population Review, berikut 5 negara teratas yang memiliki harapan hidup rendah alias umur pendek.
1. Republik Afrika Tengah
Peringkat pertama dengan masyarakat berusia paling pendek adalah Republik Afrika Tengah. Rata-rata masyarakat Republik Afrika Tengah berusia 53,345 tahun.
Menurut World Population Review, korupsi, pemberontakan politik, kekurangan makanan serta otoritarianisme menjadi penyebab utama rendahnya angka harapan hidup.
2. Chad
Sedangkan peringkat kedua ada Chad dengan rata-rata berusia 54, 458 tahun. Pada tahun 2020 lalu populasi penduduk Chad meningkat sampai 16,43 juta.
Populasi Chat meningkat sebanyak 3,00% dari tahun 2019. Negara termiskin ini memiliki masalah kemiskinan, perang saudara serta risiko banjir yang menjadi faktor penurunan angka harapan hidup.
BACA JUGA:5 Negara yang Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan Mancanegara, Berikut Daya Tariknya
3. Sierra Leone
Sierra Leone mungkin terdengar sangat asing di telinga. Negara yang berbatasan langsung dengan Guinea ini memiliki rata-rata usia 54,81 tahun. Populasi pertumbuhan penduduk di negara ini juga sangat tinggi, diperkirakan tahun 2030 mencapai 8 jutaan.