PERAWAN tak selalu menawan, begitulah kira-kira ungkapan seorang perjaka yang kurang sreg dengan gadis lajang. Faktanya, banyak juga bujangan yang lebih cenderung berburu janda karena dianggap punya pesona hingga selalu menggoda.
Tak dipungkiri jika mencari jodoh adalah hak semua orang. Sebagian kaum Adam, lebih menyukai janda dengan alasan lebih menggoda dan dewasa. Apa iya seperti itu? Pada dasarnya cinta memang harus diperjuangkan, terlepas targetnya masih perawan ataukah sudah janda.
Bukan masalah seorang lelaki memilih janda sebagai pasangan hidupnya. Selama lebih banyak kebaikan yang didapat karena menikahinya, kenapa tidak?
Nah yang terpenting adalah bagaimana Anda bisa menaklukkan janda cantik idaman pilihan Anda itu. Salah sedikit saja, bisa-bisa target lepas begitu saja ke pelukan orang lain.
Nah, kali ini Okezone akan berbagi jurus jitu menaklukkan hati janda yang sudah teruji mampu membuatnya luluh bertekuk lutut di hadapan Anda. Daripada penasaran yuk simak ulasannya berikut ini. Jurus jitu menaklukkan janda cantik idaman:
Wajib percaya diri
Percaya diri sangat dibutuhkan pria manakala mengejar wanita. Sebab, memang dibutuhkan seorang pria yang sangat percaya diri dengan perasaan diri yang dalam untuk bisa berkencan dengan seorang janda.
Semakin kurang percaya diri pasangan dalam hal apa yang bisa dia tawarkan pada suatu hubungan, semakin cepat dia akan mulai membandingkan dirinya dengan pasangan sebelumnya dalam pikirannya sendiri.
Jika ingin mendapatkan hati wanita janda incaran Anda, jadilah pria yang tidak gampang terombang-ambing oleh tren atau gosip, punya visi yang jelas tentang siapa dirinya dan tujuan apa yang diinginkan dari kehidupan.
Alon-alon asal kelakon
Selalu melangkah dengan hati-hati, dan biarpun langkah kecil namun pasti. Tak perlu keburu nafsu dengan mengambil langkah besar. Ingat, wanita janda itu sejatinya fragile alias rapuh, jadi lebih baik alon-alon asal kelakon.
Sebagai pria, Anda harus menghormati dirinya yang punya pikiran dan kebutuhan berbeda soal keintiman dan komitmen. Pasalnya, biasanya seorang janda itu takut mengulangi kesalahan dan mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk menetapkan tolok ukur hubungan asmara yang baru.