Mutasi gen inilah yang membantu untuk membersihkan virus SARS-CoV-2 begitu cepat sehingga tubuh tidak punya kesempatan untuk mengembangkan gejala. Tim peneliti mendapati, dengan memiliki mutasi tertentu pada gen tersebut meningkatkan kemungkinan seseorang untuk tidak menunjukkan gejala Covid-19 bahkan hampir 10 kali lipat.
Sebagai catatan, agar mutasi HLA berfungsi dan agar tubuh memiliki sel T sebagai pra-persenjataan, tentu tubuh sudah terlebih dahulu terinfeksi virus corona yang lain
"Semasa hidup, sebagian besar dari kita telah terpapar virus corona flu biasa dan kita semua menghasilkan sel T untuk melawan flu ini. Tetapi jika tubuh juga memiliki mutasi ini di HLA, ditambah dengan keberuntungan, sel T yang tubuh Anda buat ini juga dapat melawan virus SARS-CoV-2”, jelas Jill
"Respon imun dan sel T ini bekerja jauh lebih cepat daripada pada orang tanpa mutasi HLA. Pada dasarnya tubuh menghentikan infeksi bahkan sebelum tubuh mulai memiliki gejala," sambungnya.
Tim peneliti memperkirakan kemungkinan 1 dari setiap 10 orang punya mutasi gen seperti ini dan pada orang tanpa gejala, rasionya menjadi 1 dibanding 5,” pungkas Jill. Demikian sebagaimana dilansir NPR, Kamis (15/9/2022).
BACA JUGA:Seberapa Ampuh Obat Paxlovid untuk Melawan Varian Covid-19?
BACA JUGA:Mengharukan, Orangtua Ini Ajak 3 Anaknya Keliling Dunia Sebelum Alami Kebutaan, Sempat ke Indonesia
(Rizky Pradita Ananda)