ORANGTUA mana yang tak merasa sedih saat mengetahui anaknya jatuh sakit. Selain upaya penyembuhan, orangtua akan juga berupaya agar bagaimana sang anak tetap bisa bahagia di tengah sakit yang dideritanya.
Inilah yang tengah dialami satu keluarga di Quebec, Kanada. Mereka berupaya dengan sengaja membawa seluruh anaknya untuk berkeliling dunia. Bukan tanpa tujuan, Edith Lemay dan Sebastien Pelletier mengaku sengaja membawa anak-anak mereka traveling melihat dunia, sebelum tiga dari empat anak mereka menjadi buta.
Ketiga anak Edith dan Sebastien yang alami kelainan genetik yakni Mia (12 tahun), Colin (7 tahun), dan Laurent (5 tahun). Mereka didiagnosa mengalami retinitis pigmentosa, yakni kelainan genetik yang mempengaruhi mata dan menyebabkan kehilangan daya penglihatan. Sedangkan, anak mereka yang satu lagi, Leo (9 tahun) tidak terindikasi mengidap penyakit yang sama.
Sayangnya, kelainan retinitis pigmentosa ini belum obat yang dapat menyembuhkannya. Saat ini, pengobatan yang dilakukan yaitu memperlambat laju penyakit retinitis pigmentosa. Mengetahui ketiga anaknya akan kehilangan penglihatan, Edith dan Sebastien mantap membawa seluruh keliling dunia demi bisa memberikan pengalaman melihat dunia.
“Saya pikir, saya tidak akan menunjukkan gambar gajah di buku, saya langsung akan mengajaknya melihat gajah asli, dan saya akan mengisi memori visualnya dengan gambar terbaik dan terindah yang saya bisa," kata Edith dikutip dari New York Post, Kamis (15/9/2022).
Edith dan Sebastien memang sudah mulai menabung jauh - jauh hari sebelum melakukan perjalanan liburan keliling dunia ini. Untungnya, keduanya juga mendapat tambahan dana dari tempat kerja Edith dan berencana melakukan liburan pada tahun 2020, namun harus ditunda karena pandemi Covid-19.
“Ada banyak hal hebat yang dapat dilakukan di rumah, tetapi tidak ada yang lebih baik daripada berkeliling dunia. Tidak hanya pemandangannya, tetapi akan banyak kami temui budaya dan orang yang berbeda,” jelas Sebastien.