3. Pembelian kain dibantu rakyat biasa dengan kupon: Saat paska-perang di Inggris, negara butuh penghematan biaya. Ini artinya, setiap orang harus menggunakan kupon jatah pakaian. Nah, material bahan yang digunakan untuk gaun Ratu Elizabeth II adalah Duchess Satin, kain mahal yang sangat sulit didapat pada jaman itu. Diketahui, pemerintah Inggris memberi Putri Elizabeth sebanyak 200 kupon jatah tambahan. Namun, karena wanita di seluruh Inggris sangat senang melihat Putri Kerajaan mereka menikah, dengan sukarela rakyat mengirimkan voucher miliknya untuk membantu menutupi biaya pembuatan gaun tersebut. Namun, Ratu mengembalikan kupon dari rakyat tersebut, mengingat sebetulnya memberikan jatah kupon kepada orang lain adalah tindakan illegal. Namun Ratu sangat menghargai dan tersentuk dengan gestur dari para wanita di Inggris tersebut.
(Foto: Historia/ Shutterstock)
4. Terinspirasi oleh lukisan Botticelli: Menurut Royal Collection Trust, desainer Norman Hartnell Norman mendapatkan inspirasi desain gaun pengantin Ratu Elizabeth dari lukisan terkenal milik seniman terkenal Italia Sandro Botticelli, Primavera. Kata "primavera" berarti musim semi dalam bahasa Italia, dan lukisan itu menampilkan Flora, dewi musim semi dan Venus, dewi cinta dan kecantikan.