"Delapan (konten) untuk beberapa bulan ke depan sampai tahun 2024. Kami harapkan akan bertambah karena ini baru target awal. Kita ingin jadi 18, 80, 800. Kita harus hadirkan, karena kita punya potensi," tuturnya.
Ia berharap, kolaborasi ini akan menjadi suatu momentum untuk mempercepat pemulihan dan kebangkitan Indonesia yang lebih kuat. Selain itu, memberikan kesempatan bagi konten-konten buatan dalam negeri ditampilkan di Netflix.
"Kita harapkan apapun yang bisa kita kolaborasikan, baik itu kebijakan yang lebih memberikan kesempatan supaya konten-konten Indonesia bisa lebih mampu untuk ditampilkan di Netflix yang menjangkau 220 juta anggota di 190 negara bisa kita ciptakan," tutup Sandi.
(Rizka Diputra)