Merujuk pada paparan dr. Diana, air merupakan zat gizi makro yang masuk dalam AKG-sejak tahun 2013 (Angka Kecukupan Gizi) untuk orang Indonesia. Hal ini juga merujuk dari Kementerian Kesehatan RI, mengenai Angka Kecukupan Gizi bagi Orang Indonesia, setiap orang pada umumnya membutuhkan sekitar 2 liter atau kurang lebih 8 gelas air minum setiap harinya.
Kebutuhan ini dapat bertambah sesuai dengan kondisi tertentu, misalnya bagi ibu hamil dan menyusui.
Dokter Diana menegaskan, dampak kekurangan minum air jangan dipandang sebelah mata. Sebab, nyatanya bisa menyebabkan dehidrasi yang dapat berdampak serius pada kesehatan secara menyeluruh.
“Mulai dari mudah lelah, daya ingat hingga konsentrasi yang menurun. Jika terjadi secara berkepanjangan, maka dikhawatirkan dapat menyebabkan penyakit ginjal kronis, bahkan meningkatkan resiko kegemukan,” pungkasnya.
BACA JUGA:7 Minuman yang Bisa Bantu Meredakan Sakit Kepala, Bisa Jadi Alternatif Sebelum Minum Obat
BACA JUGA:6 Tanda Kehamilan Sehat, Salah Satunya Payudara Membesar
(Rizky Pradita Ananda)