LAYAKNYA makan, minum juga sangat penting dan vital bagi kesehatan manusia. Apalagi saat suhu dan cuaca ekstrim, kondisi seperti ini akan meningkatkan risiko dehidrasi jika sampai kekurangan cairan.
Dikatakan Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG), Dr. dr. Diana Sunardi, M.Gizi, Sp.GK mengatakan memang penting untuk memperbanyak minum air di saat cuaca ekstrem.
Dari hasil salah satu survei, kata dr. Diana, satu dari empat orang dewasa Indonesia belum tercukupi kebutuhan minumnya. Sehingga risiko kesehatan khususnya dehidrasi, akan semakin mengancam jika kekurangan cairan dalam tubuhnya.
"Salah satu kunci penting untuk menjaga kesehatan, terutama dalam menghadapi cuaca yang tak menentu seperti sekarang ini adalah dengan memenuhi kebutuhan asupan air minum," katanya dalam konferensi pers Danone-AQUA bertajuk 'Ajak Keluarga Indonesia Jaga Kesehatan' secara virtual, baru-baru ini.
Lebih lanjut, selain jenis kelamin dan usia, faktor lain yang bisa memengaruhi kebutuhan air adalah suhu, kelembaban dan lingkungan. Dokter Diana menjelaskan, ada banyak manfaat air bagi tubuh, di antaranya untuk pembentukan sel dan cairan tubuh, pengatur suhu, mendukung ketahanan fisik anak, mengeluarkan zat tidak berguna dari dalam tubuh, hingga mendukung fungsi kognitif atau konsentrasi.
Merujuk pada paparan dr. Diana, air merupakan zat gizi makro yang masuk dalam AKG-sejak tahun 2013 (Angka Kecukupan Gizi) untuk orang Indonesia. Hal ini juga merujuk dari Kementerian Kesehatan RI, mengenai Angka Kecukupan Gizi bagi Orang Indonesia, setiap orang pada umumnya membutuhkan sekitar 2 liter atau kurang lebih 8 gelas air minum setiap harinya.
Kebutuhan ini dapat bertambah sesuai dengan kondisi tertentu, misalnya bagi ibu hamil dan menyusui.
Dokter Diana menegaskan, dampak kekurangan minum air jangan dipandang sebelah mata. Sebab, nyatanya bisa menyebabkan dehidrasi yang dapat berdampak serius pada kesehatan secara menyeluruh.
“Mulai dari mudah lelah, daya ingat hingga konsentrasi yang menurun. Jika terjadi secara berkepanjangan, maka dikhawatirkan dapat menyebabkan penyakit ginjal kronis, bahkan meningkatkan resiko kegemukan,” pungkasnya.
BACA JUGA:7 Minuman yang Bisa Bantu Meredakan Sakit Kepala, Bisa Jadi Alternatif Sebelum Minum Obat
BACA JUGA:6 Tanda Kehamilan Sehat, Salah Satunya Payudara Membesar
(Rizky Pradita Ananda)