Sayang saat itu pria tersebut tak membalas. Sarah juga menambahkan jika suaminya dulunya adalah orang yang cuek dan angkuh.
Namun seiring berjalannya waktu, Sarah mulai dekat dengan si pria Arab. Tak lama mereka pun resmi menjadi suami istri.
Selama menjalin hubungan, Sarah mengaku banyak rintagan yang harus dilalui. Salah satunya adalah cara menyesuaikan karakter satu sama lain yang sangat berbeda.
Sarah juga mengatakan jika dirinya merupakan istri kedua dari suaminya. Istri pertamanya adalah anak dari bibi suaminya.
Meski demikian, Sarah tetap merasa bahagia. Ia diberikan fasilitas lengkap, seperti rumah dengan desain minimalis dan uang bulanan sebesar 3000 real atau sekitar Rp12 juta. Padahal dulu gajinya sebagai TKW hanya 800 real.
Demikian kisah Sarah Moza, janda Pangandaran dinikahi pria Arab Saudi.
(Salman Mardira)