Pusat Pengendalian Penyakit Taiwan mengatakan bahwa pihaknya telah memonitor secara dekat perkembangan LayV.
Sebagai informasi, virus LayV ini pertama kali terdeteksi pada akhir 2018, namun secara resmi diidentifikasi oleh para ilmuwan pekan lalu. Virus baru ini dalam keluarga yang sama yang telah diidentifikasi sebelumnya, yakni virus Hendra dan virus Nipah.
Diketahui pula jika belum ada vaksin dan perawatan untuk virus yang mayoritas menyerang para petani ini. Penemuan virus ini pada manusia dilakukan dengan cara tes swab.
(RIN)
(Rani Hardjanti)