ADA 7 mitos tanah kuburan paling menyeramkan di Indonesia. Banyak masyarakat Indonesia percaya dengan berbagai mitos, termasuk tentang tanah kuburan. Bagi sebagian orang, kuburan memang dianggap sakral.
Bahkan, beberapa mitos pun dianggap cukup bikin bergidik. Berikut ini ada 7 mitos tanah kuburan paling menyeramkan di Indonesia.
BACA JUGA:6 Mitos Malam Satu Suro yang Dipercaya, dari Tersesat di Gunung Lawu hinggga Aroma Kemenyan
1. Mengambil Tanah Kuburan
Ada mitos bahwa siapapun yang nekat membawa pulang tanah dari makam seseorang, siap-siap akan diusik ketenangannya oleh roh si pemilik kubur.
7 mitos tanah kuburan paling menyeramkan di Indonesia (Okezone.com/Dede)
2. Tanah Kuburan Sebagai Media Santet
Di Indonesia, penggunaan tanah kuburan identik dengan hal mistis. Misalnya saja keperluan pesugihan maupun santet.
Ya, mitos ini dianggap salah satu yang paling menyeramkan lantaran berhubungan erat dengan praktik tak lazim. Tanah kuburan dinilai mampu menjadi media santet untuk menganggu seseorang maupun menghancurkan bisnis.
BACA JUGA:Mitos Orang Bunian Sering Goda Manusia hingga Aroma Masakan Muncul
3. Segera Mandi Sepulang dari Kuburan
Mandi sepulang dari area pemakaman juga menjadi bagian dari mitos tanah kuburan paling banyak dipercaya. Seseorang diharuskan segera mandi bukan karena agar bersih dari sisa-sisa tanah maupun kotoran, melain berkaitan dengan hal mistis.
Dipercaya, jika tak lantas bersih-bersih diri, akan ada makhluk ghaib yang ikut sampai rumah. Alhasil, badan terasa berat serta pegal, atau yang biasa disebut 'ketempelan'.
4. Menjaga Kuburan Sepanjang Malam
Ada mitos tanah kuburan yang beredar bahwa setiap makam baru terutama yang isinya mayat anak kecil, harus dijaga sepanjang malam. Karena kalau tidak, dikhawatirkan akan ada seseorang yang mencuri potongan kain kafan.
Nantinya, kain kafan mayat baru akan digunakan sebagai ritual ghaib.