Imas mengatakan sempat beberapa pengunjung minta diajarkan tarian khas Betawi. Ia mengaku senang masih ada orang tertarik dengan kebudayaan Betawi.
“Ibu-ibu yang interest, anak remaja justru nggak ada. Kalau foto-foto mereka suka tapi kalau belajar tari enggak karena mungkin di area outdoor ya jadi malu,” katanya.
Imas pun berharap ajang seperti ini harus dipertahankan karenabisa dikenang sampai nanti.
“Kalau pemindahan tempat bagus juga biar enggak bosan. Misalnya kaya di Setu Babakan atau di mana. Enggak harus glamour,” imbuhnya.
(Rizka Diputra)