CERITA animasi klasik Alice in Wonderland nyatanya bukan hanya sekedar dongeng belaka saja. Pasalnya, saat ini dalam dunia kesehatan, istilah ini digunakan untuk salah satu penyakit langka yang bernama Sindrom Alice in Wonderland.
Sindrom langka inilah yang dialami oleh wanita bernama Etta Shaheen. Wanita berusia 41 tahun ini, didiagnosis mengalami penyakit sindrom Alice in Wonderland setelah dilarikan ke rumah sakit di Las Vegas, Nevada, pada awal 2020. Etta dilarikan ke rumah sakit awalnya karena tiba-tiba pingsan saat mencuci baju di rumahnya, dikutip dari Dailymail, Rabu (27/7/2022).
Mengidap penyakit langka Sindrom Alice in Wonderland, Etta menyebutkan kondisi kesehatan khusus ini membuat dirinya terbaring di tempat tidur selama dua tahun. Tidak bisa mandi, makan, pergi keluar rumah, dan melakukan aktivitas normal lainnya Tidak hanya itu, bahkan dia juga merasa dirinya 'mengambang' di luar tubuhnya sendiri.
“Setelah kejadian itu, saya merasakan perasaan yang mengerikan. Rasa seperti saya tidak terhubung dengan tubuh saya lagi. Ada sensasi rasanya tidak berada di dalam tubuh kita sendiri, atau merasa seperti melayang di luar diri saya,” curhat Etta.
Sebelumnya, Etta mengaku pertama kali merasakan gejala pada November 2019. Kala itu, ia mulai merasa dirinya tidak nyaman dan bangun tidur dengan merasakan sensasi kepala pusing, seperti ada kapas di kepalanya. Bingung dengan kondisi yang ia alami, Etta lalu memutuskan mendatangi beberapa dokter namun hasilnya menunjukkan tidak ada yang salah pada kondisi kesehatan dirinya.
Barulah, dua bulan setelahnya, tiba-tiba ia pingsan saat mencuci di rumah dan tidak bisa bangun. Sesampainya di rumah sakit, Etta menjalani tes darah, otak, dan mata dilakukan, dengan hasil menunjukkan tidak ada yang salah. Sampai akhirnya 10 hari kemudian, suami Etta, Michael memanggil dokter spesialis telinga hidung dan tenggorokan. Baru di sinilah, dokter mendiagnosis Etta mengidap sindrom Alice in Wonderland.