Wakil Direktur PT Java Indo Arjuna Ato'illah mengungkapkan, kehadiran Taman Arjuno diawali hobi koleksi tanaman Anggrek milik seorang temannya. Namun demi memaksimalkan pemasaran produk Anggrek, akhirnya ia dan sejumlah temannya memutuskan bekerjasama membuat lokasi kebun Anggrek yang lebih representatif.
"Sekitar tahun 2011, kemudian beliau ini mencoba mengembangkan Anggrek dan bisa menjadi potensi ekonomi. Awalnya tidak langsung di Taman Arjuno, tetapi karena kebutuhan akhirnya akhirnya lokasi ini dibangun dan mulai beroperasi awal tahun 2022," kata Ato'illah, ditemui MNC Portal.
"Kalau pembangunan Taman Arjuno sudah satu tahun untuk pembangunannya, empat bulan lalu baru pindah ke sini, ini masih beroperasi dua bulan ini, luas setengah hektar semuanya," imbuhnya.
Beragam jenis Anggrek dapat dijumpai di Taman Arjuno. Bahkan Ato, sapaan akrabnya ada dua jenis Anggrek kering dan basah dengan beragam spesies yang dijual di sini. Tercatat jutaan Anggrek ada di Taman Arjuno, dimana hampir 36 ribu tanaman Anggrek dapat terjual, mulai dari bibit hingga tanaman Anggrek yang sudah berbunga.
"Harga jual 20 ribu per bibit, ada yang Rp 50 ribu per tanaman untuk bibit jenis varian tertentu. Yang (tanaman Anggrek) jadi, ini minimal Rp 500 ribu sampai jutaan, ada yang puluhan juta," tuturnya.
Selama berada di Taman Arjuno ini pengunjung juga bakal mendapat bonus edukasi dan tata cara perawatan tanaman Anggrek sejak masih bibit kecil. Mereka pun juga bisa diajak keliling kawasan taman dan berfoto-foto dengan leluasa, kecuali di area laboratorium yang steril dari pengunjung dan tamu.
"Kalau dari dulu konsumen sudah di kebun akan dapat bonus edukasi, beda kalau jual di online, enak ke kebun bisa tanya-tanya lebih detail, dari dulu otomatis sudah. Pengembangan adanya Taman Arjuno itu kita ada instansi-instansi yang ke sini, bikin seminar, sekolah bawa satu kelas ada show-nya, ada edukasi. Edukasinya agak lebih tertata, secara kelompok pun bisa asalkan bisa janjian," paparnya.
Selain sebagai tempat memamerkan ribuan tanaman Anggrek dan penjualan, Taman Arjuno juga jadi tempat produksi pembibitan, budidaya Anggrek hingga berbunga, dan penjualan Anggrek jadi atau yang telah menghasilkan bunga.
Menariknya di Taman Arjuno ini juga dilengkapi laboratorium pengembangan pembudidayaan bertaraf internasional seluas 300 meter persegi.