LUCINTA Luna bersiap menjalani operasi lagi, usai sebelumnya mengaku jahitan di leher robek lantaran luka pasca-operasi pengangkatan 'khodam' belum kering. Ia kini kembali menjalani puasa menjelang tahap operasi terakhir.
"Puasa lagi, doakan aku yah besok operasi lagi. Tahap terakhir untuk upgrade pembaruan rahim di tubuhku," tulis Lucinta Luna di instagram story pribadinya.
Dia menjelaskan mengenai alasannya melakukan operasi ini. Lucinta Luna rupanya ingin bisa hamil.
"Agar suatu saat calon papa dari anakku nanti bertanggung jawab nggak kabur-kaburan lagi kayak aktor-aktor yang sudah pernah icip Ratu," kata Lucinta Luna
Tak lupa ia juga berharap operasinya kali ini berjalan lancar dan sesuai rencana.
"Mohon doanya agar besok operasiku lancar," harap Lucinta.
Sering melakukan operasi plastik bisa memberikan dampak tersendiri. Bahayanya lagi, si pelaku bisa mengalami sindrom dismorfik.
Seksolog Zoya Amirin menjelaskan, sindrom dismorfik atau body dysmorphic disorder merupakan penyakit mental kronis di mana seseorang kurang puas dengan kondisi tubuh yang dimiliki, sehingga ingin melakukan berbagai operasi demi perubahan tanpa berhenti.
Penyakit ini, kata dia, terjadi pada orang-orang yang memiliki kekhawatiran yang berlebihan soal penampilannya, terutama kecantikan.
Padahal, mereka memiliki tubuh sempurna, namun masih kurang puas dan tidak merasa menarik.
Zoya memperingatkan seseorang yang melakukan bedah estetik besar agar tidak terjerumus pada sindrom dismorfik.
Gejalanya dapat dilihat dengan seksama, seperti depresi, fobia social, dan gangguan jiwa.
BACA JUGA:Lucinta Luna Sulit Makan, Lama Waktu Pemulihan Operasi Rahang?
Pasalnya, menurutnya, operasi plastik mampu membuat seseorang ketagihan dan terkadang merasa kurang puas dengan hasilnya, sehingga membuat mereka terus- menerus melakukan perubahan pada penampilannya.