TERDAPAT beberapa tipe penumpang yang dapat perhatian ekstra pramugari. Aspek yang menjadi perhatian bisa dilihat mulai dari fisik hingga perilaku.
Anda mungkin pernah melihat beberapa orang yang mendapat perlakukan istimewa dari pramugari. Hal tersebut tentu bukan tanpa alasan, bisa jadi mereka adalah salah satu penumpang spesial pesawat tersebut.
Berikut telah Okezone rangkum dari berbagai sumber 11 tipe penumpang yang dapat perhatian ekstra pramugari.
1. Wanita hamil
Wanita hamil menjadi salah satu tipe penumpang yang dapat perhatian ekstra pramugari. Pasalnya, wanita hamil dalam penerbangan menyandang sebagai penumpang spesial.
Namun, wanita hamil yang boleh melakukan penerbangan adalah wanita hamil yang memiliki surat izin dari dokter bersangkutan.
2. Anak-anak bepergian sendiri tanpa pendamping
Tak sedikit juga anak-anak di bawah 12 tahun melakukan perjalanan sendirian tanpa dampingan dari orangtua.
Anak-anak ini mendapat sebutan Unaccompanied Minor (UM) dan tentunya akan diawasi oleh langsung oleh petugas dan awak kabin.
3. Penumpang tuna netra dan tuna rungu
Tipe penumpang yang dapat perhatian ekstra pramugari selanjutnya adalah penyandang tuna netra dan tuna rungu. Mereka akan mendapat instruksi penerbangan secara khusus oleh awak kabin.
4. Penumpang yang sedang sakit
Penumpang yang mengalami penyakit saat melakukan penerbangan harus membawa surat dokter. Bahkan beberapa penumpang yang sedang sakit harus didampingi oleh dokter pribadinya dan juga mendapat perhatian dari pramugari.
Penumpang yang sebelumnya sehat tetapi mengeluhkan sakit atau demam juga akan mendapat perhatian khusus dari pramugari.
5. Penumpang berperilaku buruk
Saat penerbangan ada saja penumpang yang berkelakuan buruk. Contohnya tidak mau memperhatikan instruksi keselamatan yang diberikan dan mengganggu orang di sekitarnya.
Penumpang seperti ini tentu menjadi lirikan tak hanya dari pramugari dan awak kabin tetapi juga dari penumpang lainnya.
6. Orang yang dideportasi
Para warga negara asing atau WNA yang dipulangkan ke negara asalnya secara paksa oleh negara yang mereka tinggali. Entah karena visa yang habis atau karena kasus imigrasi lainnya.
7. Penumpang berkebutuhan khusus
Untuk menjamin keselamatan saat penerbangan, pramugari mesti mengetahui dengan pasti kondisi penumpangnya, terutama yang memiliki kebutuhan khusus.
Penumpang berkebutuhan khusus akan mendapat perhatian ekstra dari awak kabin agar lebih mudah untuk memenuhi kebutuhan penumpang apabila mengalami keadaan darurat.
Seperti membantu mengangkat tubuh mereka, membuka pintu yang berat, atau mengangkat kursi roda. Sehingga seluruh penumpang dapat selamat jika situasi tidak diinginkan terjadi.
8. Tahanan
Prosedur membawa tahanan atau napi dari satu kota ke kota lain tergantung kebijakan dari lembaga pemasyarakatan akan membawa tahanan melalui pesawat carteran atau penerbangan sipil lainnya bersama dengan penumpang umum lainnya.
Apabila tahanan ikut dengan penerbangan sipil bersama dengan penumpang umum lainnya, dia akan masuk ke dalam pesawat dengan urutan paling awal serta keluar pesawat urutan paling terakhir, agar tidak terjadi kontak dengan orang lain yang bisa menjadikan modus tertentu untuk melakukan pelarian diri. Tentu saja penumpang ini akan mendapat perhatian ekstra dari para pramugari.
9. Penumpang lansia
Seperti moda transportasi lain, para lanjut usia atu lansia juga mendapat perhatian khusus di pesawat. Alasan lansia membutuhkan perhatian khusus dikarenakan masalah pada lansia dimasukkan dalam 'empat besar' penderitaan geriatrik yaitu mempunyai masalah yang kompleks, tidak ada pengobatan sederhana, penurunan kemandirian, dan membutuhkan bantuan orang lain dalam perawatan.
10. Penumpang penderita diabetes
Para penumpang diabates biasanya sudah menginformasikan pihak maskapai pada saat booking tiket. Mereka akan memesan makanan khusus pada saat penerbangan, sehingga pada saat penerbangan awak kabin akan menghidangkan makanan yang sudah dipesan khusus oleh penumpang tersebut.
(Rizka Diputra)