Dengan ketersediaan alat, teknologi mutakhir, ahli yang bekerja secara tim, hingga pengalaman ahli yang sudah tak bisa diragukan, karena biasanya ahli yang bekerja di rumah sakit spesialis itu sudah praktik di atas 20 tahun, sambung Prof Ruslan, harapan kesembuhan pada pasien bisa lebih tinggi.
Kesembuhan pasien bisa lebih mungkin dicapai pun karena antrean pasien untuk mendapat terapi khusus, misal pemeriksaan penunjang dengan MRI atau imaging lainnya, tidak begitu panjang.
"Tak sama dengan rumah sakit general yang satu pasien saja bisa menunggu dapat jatah MRI amat lama, di rumah sakit spesialis pasien bisa lebih cepat dapat penanganan karena antrean tidak panjang dan ini bisa menaikkan harapan kesembuhan bagi pasien," tambah Eng Aik Meng selaku Group Chief Executive Officer TE Asia Healthcare Partners.
(Dyah Ratna Meta Novia)