“Biasanya oknum atau pelaku akan memberikan informasi yang lebih sedikit, sehingga calon korbannya tidak mengetahui asal usul di pelaku tersebut,” imbuhnya.
Kedua, para pelaku biasanya ingin segera mungkin untuk berkomunikasi melalui aplikasi online atau platform lainnya. Misalnya meminta nomor pribadi yang terhubung langsung ke WhatsApp.
Ciri yang ketiga, pelaku lebih cepat memanipulasi emosional si korban. Jadi, oknum-oknum seperti ini selalu mencari tahu dan menanyakan informasi pribadi calon korbannya. Semakin banyak informasi pribadi yang diterima, maka semakin mudah untuk memanipulasi korban.
BACA JUGA:Podcast Aksi Nyata: Waspada Pakai Aplikasi Kencan Online, Jangan Sampai Jadi Korban!
BACA JUGA:Podcast Aksi Nyata: Profesi Travel Photographer Bisa Buat Lebih Dekat Mengenal Indonesia