Menurut dr. Dominicus hal itu terjadi, karena pada fase 1 dan fase 2 aspek imunogenisitas sudah dikantongi dan menunjukkan hasil yang baik, sejalan dengan rekomendasi terbaru WHO.
Ia mengatakan, saat ini para peneliti berharap Vaksin Merah Putih sudah bisa mengantungi izin penggunaan darurat dari Badan POM, pada Agustus 2022.
"Kami sangat mendorong agar BPOM bisa mengeluarkan EUA pada Agustus mendatang. Tentu dengan melihat dan mengevaluasi hasil uji klinis fase 3 kami yang diharapkan juga sangat baik," tutupnya singkat.
(Rizky Pradita Ananda)