Alasan lainnya, pihak operator masih berupaya menutupi biaya operasional di tengah jumlah penumpang kapal yang masih sedikit.
"Selain harga minyak tinggi, volume penumpang juga masih sedikit. Setiap trip jumlah penumpang hanya mencapai 30-50 orang dalam sehari, biasanya seratusan," ucapnya.
Sejak harga tiket diturunkan pada 21 Juni lalu, pihak operator mengaku belum ada kenaikan signifikan terkait jumlah penumpang. Oleh karenanya, pihak operator kapal masih melihat perkembangan jumlah penumpang terlebih dahulu.
"Untuk penurunan tiket kapal selanjutnya masih kami diskusikan dengan pihak manajemen," katanya.
(Rizka Diputra)