"Memang jelas bahwa varian bA.4 dan BA.5 ini dilaporkan juga memiliki kemampuan penurunan kemampuan terhadap Antibodi monoklonal jadi dia memiliki kemampuan escape," ungkap Ginting dalam Streaming YouTube FMB9ID_IKP.
Ginting menambah, varian ini muncul di Afrika Selatan, merupakan salah satu negara yang minim cakupan vaksinasi Covid-19. Selama tingkat vaksinasi rendah (timpang), menurutnya virus Covid-19 semakin bermutasi atau berkembang.
"Kita lihat di Afrika ini (varian B.1.1.529 atau Omicron) setelah omicron masuk ke berbagai negara, dia juga ikut berkembang bermutasi terus berlangsung, khususnya di negara yang vaksinasinya timpang. Afrika selatan sebagai contoh salah satu negara yang akses vaksinasinya tidak merata dan terus berkembang," tambah Ginting
(Martin Bagya Kertiyasa)