"Saat ini pariwisata Indonesia sedang menuju ke arah yang baik, dengan permintaan pasar domestik yang signifikan untuk bepergian dan kemudahan kebijakan untuk kedatangan internasional," terangnya.
Menurutnya, seiring dengan kemudahan dan stabilitas dalam kebijakan perjalanan, pihaknya melihat pertumbuhan 350 persen dari pos kedatangan internasional sejak Januari tahun ini dibandingkan tahun lalu.
Meski demikian, Angela menyebut, terdapat beberapa hal terkait ketersediaan konektivitas yang terbatas dan adanya peningkatan harga.
Namun dengan adanya tantangan ini kata dia, Indonesia berkomitmen untuk senantiasa melakukan perbaikan di sektor parekraf, terutama terkait persiapan Presidensi G20.
"Indonesia berkomitmen untuk memulihkan pariwisata dengan menyelenggarakan acara internasional termasuk serangkaian acara sampingan untuk mendukung Presidensi G20 Indonesia di mana kami bekerja sama dengan UNWTO untuk agenda pariwisata," pungkasnya.
(Rizka Diputra)