Antara Kopi dan Begadang, Mana yang Lebih Buruk untuk Jantung?

Tim Okezone, Jurnalis
Jum'at 03 Juni 2022 15:32 WIB
Ilustrasi Kopi. (Foto: Shutterstock)
Share :

Menurut studi dalam Journal of Clinical Sleep Medicine, mengonsumsi kafein 6 jam sebelum tidur mengurangi total waktu tidur sebanyak 1 jam. Efek tersebut juga bisa lebih kuat pada orang dewasa ataupun lansia. Pasalnya, tubuh mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk memproses kafein.

Pada dosis tinggi, kafein juga dapat menghasilkan efek samping umum berikut:

- Diare

- Berkeringat

- Mual

- Peningkatan detak jantung

- Peningkatan laju pernapasan

- Tremor otot

Kesimpulannya, kopi dan begadang memiliki efek domino pada kesehatan jantung. Hal ini berasal dari efek stimulan kopi dan kurang tidur akibat begadang. Efek-efek tersebut dapat berisiko menyebabkan penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung.

Bila berlebihan, minum kopi dan begadang dipercaya bisa meningkatkan risiko masalah pada jantung. Meski begitu, hal ini bergantung pada kondisi tiap orang. Kalau Anda tidak bisa lepas dari kebiasaan ngopi, pastikan hanya mengonsumsinya dalam jumlah yang cukup.

Bila kopi berdampak pada pola tidur, coba sesuaikan lagi waktu meminumnya. Sebisa mungkin jangan membiasakan diri sering begadang, ya. Efek buruknya dapat mengarah pada gangguan jantung.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya