Pihaknya pun mengaku, telah melakukan banyak evaluasi berkaca pada libur Lebaran 2022. Agus mengatakan, pembenahan akan terus dilakukan untuk menyambut beberapa hari besar lainnya, seperti Natal dan Tahun Baru 2023.
"Kita siapkan, khususnya untuk liburan Natal dan tahun baru. Sebab, saat itu, orang lebih sedikit mudik, tetapi kebanyakan melakukan perjalanan wisata," katanya.
Soal kemacetan yang terjadi selama arus mudik dan balik Lebaran 2022 di Jabar, tambah Agus, tak lepas dari pencabutan larangan mudik oleh pemerintah pusat yang menyebabkan peningkatan arus kendaraan.
"Yang jadi masalah karena sarana dan prasarana tidak sebanding dengan lonjakan pergerakkan masyarakat yang tiba-tiba bergerak di satu waktu tertentu, ini yang jadi masalah," tandas Agus.
(Rizka Diputra)