VAKSIN Covid-19 memang menjadi cara paling ampuh yang sudah terbukti untuk mencegah keparahan Covid-19. Tapi memang, antibodi yang dibentuk oleh vaksin Covid-19 akan melemah seiring dengan berjalannya waktu.
Oleh karena itu, harus ada tambahan booster untuk meningkatkan antibodi tersebut. Selain itu, ternyata ada juga beberapa kondisi yang bisa membuat efektivitas vaksin Covid-19 menurun, salah satunya adalah obesitas.
Dari studi penelitian berskala kecil, yang belum disertifikasi oleh ulasan sejawat, di Turki disebutkan bahwa obesitas parah, yakni orang yang punya indeks massa tubuh 40 atau lebih, berpotensi bisa melemahkan efektivitas perlindungan vaksin Covid-19 pada orang-orang yang belum pernah terinfeksi Covid-19 sama sekali, sebagaimana dilansir dari Reuters.
Berdasarkan data yang dipublikasikan dalam Kongres Eropa tentang Obesitas di Maastricht, Belanda. Studi penelitian tersebut digelar melibatkan orang-orang dengan obesitas parah yang belum pernah terinfeksi virus SARS-CoV-2, yang mana kelompok ini juga diketahui sudah vaksin Pfizer (PFE.N)/BioNTech sebelumnya.
Hasilnya menunjukkan, pasien dengan obesitas parah memiliki tingkat antibodi lebih dari tiga kali lebih rendah daripada orang dengan berat badan normal.