Pusat Oleh-Oleh di Malang Diserbu Wisawatan, Keripik Tempe Laku Keras

Antara, Jurnalis
Jum'at 06 Mei 2022 08:02 WIB
Pusat oleh-oleh khas Malang, Swari di kawasan Sanan, Kota Malang, Jawa Timur (Antara)
Share :

PUSAT penjualan oleh-oleh di kawasan Sanan, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur diserbu wisatawan pada masa libur Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, sehingga omzet mereka juga meningkat dibandingkan hari-hari biasanya.

Pemilik Usaha Keripik Tempe Swari, Rudy Adam, di Kota Malang, Kamis mengatakan bahwa produksi keripik tempe miliknya mengalami kenaikan hingga sepuluh kali lipat dibandingkan waktu-waktu sebelumnya.

"Peningkatan produksi kurang lebih mencapai sepuluh kali lipat. Sebelum Lebaran, rata-rata hanya 50 kilogram produksi per hari," kata Rudy.

 BACA JUGA: Nikmatnya Manisan Carica, Oleh-Oleh Khas Dieng yang Menyegarkan

Rudy menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan para wisatawan tersebut, usaha miliknya telah menyiapkan kurang lebih sebanyak tiga ton berbagai jenis keripik buah dan keripik tempe. Produksi juga terus dilakukan untuk memenuhi tingginya permintaan oleh-oleh tersebut.

Namun, Rudy enggan merinci berapa besar jumlah omzet yang diraupnya pada masa libur Lebaran kali ini. Toko miliknya menjual berbagai jenis keripik tempe dengan harga sekitar Rp8.500 per kantong.

Ia mengakui, kondisi saat ini jauh lebih baik dibandingkan perayaan Hari Raya Idul Fitri pada tahun 2020-2021. Jumlah wisatawan yang berbelanja di toko miliknya mengalami peningkatan hingga empat kali lipat pada libur Lebaran kali ini.

 

"Perbedaannya sangat jauh dengan Lebaran tahun lalu. Untuk kali ini, sampai empat kali lipat dibanding periode sebelumnya," ujarnya mnambahkan.

Rudysempat kewalahan untuk menyiapkan produk-produk keripik guna memenuhi kebutuhan para wisatawan tersebut. Selain memproduksi sendiri keripik tempe yang dijual pada toko miliknya, ia juga bekerja sama dengan sejumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

"Untuk keripik tempe saya memproduksi sendiri, sementara keripik buah-buahan saya bekerja sama dengan UMKM yang ada di Malang Raya," katanya.

 BACA JUGA: 6 Oleh-Oleh Legendaris Khas Pantura yang Bisa Dibawa Pemudik ke Kampung Halaman

Sementara itu, penjual keripik tempe lainnya di kawasan tersebut, Hendra Sutiono mengatakan bahwa penjualan produk keripik tempe pada libur Lebaran tahun ini sangat baik dibanding tahun sebelumnya.

Ia bahkan menyiapkan kurang lebih dua ton produk keripik tempe untuk menghadapi tingginya permintaan wisatawan. Saat ini stok keripik tempe miliknya sudah hampir habis dan ia juga harus menggandeng pelaku UMKM lain untuk menambah pasokan produk.

"Tahun ini luar biasa, saya stok hampir dua ton. Hari ini hampir habis, saya mencari produk ke UMKM lainnya. Saya memang hanya berjualan pada saat libur Lebaran saja," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya