Dia berharap bantuan yang diberikan MNC Peduli dapat bermanfaat dan menyenangkan hati anak-anak di panti. “Semoga bermanfaat dan membawa berkah,” ujarnya.
Panti Asuhan Muhammadiyah Tanah Abang sendiri saat ini menampung 26 anak yatim piatu yang tinggal di asrama dan 25 dhuafa. Dia sekaligus menceritakan kegiatan anak-anak di panti asuhan.
“Insya Allah pada malam hari ini anak-anak akan pulang ke rumah masing-masing. Kemudian nanti di tanggal 11, mereka harus kembali lagi. Kemarin kami juga ada pesantren kilat selama tiga hari,” kata Abdul.
Walau demikian, masih ada beberapa anak yang tidak pulang kampung karena berbagai faktor, termasuk faktor ekonomi. Salah satunya yakni Syifa Syafiqoh Ulayya Sigit, siswi SMA berusia 17 tahun yang berasal dari Manado.
Dia sudah berada di panti selama lima tahun. Meski ibundanya masih ada, tetapi ayahnya sudah meninggal dunia. “Terakhir enggak ketemu ibu itu sejak 1 SMP, sudah 5 tahun, (terakhir bertemu saat ibu) mengantar ke panti. Kangen banget,” ungkap Syifa.