Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara, menyatakan pihaknya saat ini masih menunggu konfirmasi dan persetujuan dari penyelenggara G20 terkait kepastian apakah tiga desa wisata tersebut menjadi kunjungan para delegasi G20.
"Kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari apa yang telah diupayakan oleh Forum Komunikasi Desa Wisata Provinsi Bali dan Bank Indonesia," tambahnya di Singaraja, Buleleng.
Pihaknya menilai jika tiga desa wisata di kabupaten ujung utara Pulau Dewata tersebut jadi dikunjungi. Tentu akan menjadi ajang promosi luar biasa bagi pariwisata di daerah itu.
Terlebih, rentetan dari program G20 di Bali dari tingkat menteri-menteri dunia sampai pertemuan level tingkat tinggi diharapkan mempromosikan Buleleng di negara asal mereka (delegasi G20).
"G20 adalah negara-negara maju dengan pemasukan per kapita tinggi, sehingga masyarakatnya sebagian besar sebagai kebutuhan pokok, sehingga harapan kami akan mampu memberi multi efek untuk kunjungan wisatawan ke Buleleng dari negara-negara tersebut," kata Dody.
(Rizka Diputra)