Bunga Rafflesia Langka Akhirnya Mekar Berseri di Sumbar, Begini Teknik Budidayanya

Antara, Jurnalis
Senin 25 April 2022 13:00 WIB
Joni Hartono melihat bunga Rafflesia yang mekar di halaman rumahnya (Antara/Yusrizal)
Share :

Keberadaan bunga rafflesia itu dipromosikan melalui media daring dan media sosial apabila sudah ada yang mekar.

Bahkan, ia juga mempromosikan kepada pelaku wisata yang ada di Medan Sumatera Utara, Bali, Singapura, Malaysia dan lainnya.

"Saya memberitahukan kepada pelaku pariwisata apabila ada bunga rafflesia yang mekar dan berkat promosi itulah, banyak wisatawan mancanegara berkunjung ke sini," katanya.

Teknik budidaya

Setelah inang di dalam polibag sudah besar, ia langsung menanam di lokasi perkarangan rumah. Inang tersebut disiram dengan air setiap saat, karena tanaman bunga rafflesia itu tumbuh di daerah dingin, lembab dan berair.

Dengan perawatan yang ekstra, inang tersebut menjadi besar yang menjalar ke pohon sekitar lokasi itu, sehingga lokasi tersebut menjadi rindang.

Inang harus dijaga dengan baik dan ia menempelkan biji dari bunga rafflesia ke inang secara berulang-ulang sampai bermunculan knop atau bonggol.

"Apabila telah bermunculan knop, maka tiga sampai 3,5 tahun ke depan akan mekar. Saya harus menjaga knop itu dari hama berupa kera, babi hutan dan lainnya," katanya.

 

Ia juga sedang menyiapkan lokasi di sekitar Cagar Alam Batang Palupuh untuk mengembangkan bunga rafflesia tersebut.

Saat ini lahan itu telah ditanam beberapa inang dari bunga rafflesia dan berharap berjalan dengan baik.

Budidaya itu dalam rangka agar generasi mendatang bisa melihat bunga rafflesia dan daerah tersebut merupakan rumahnya rafflesia yang ditemukan semenjak 1930.

"Jangan sampai beberapa tahun ke depan, generasi kita tidak menemukan lagi bunga langka tersebut," katanya.

Kepala Resor Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Maninjau, Ade Putra mengatakan kegiatan budidaya rafflesia ini juga pernah dilakukan oleh peneliti dari LIPI atas nama Sofi Mursidawati pada 2004.

"Sofi melakukan penelitian semenjak 2004, bunga tumbuh dan mekar pada 2010," katanya.

Rafflesia arnoldii termasuk ke dalam famili endoparasit yang berarti organ vegetatif yang dimodifikasi sehingga tubuh tumbuhan ini hanya ada sebagai jaringan seluler. Artinya, tumbuhan ini hidup pada jaringan tumbuhan inangnya.

Rafflesia arnoldii tidak memiliki jaringan, daun, akar, dan batang atau melakukan fotosintesis. Bunga rafflesia merupakan golongan tumbuhan parasit dari marga Rafflesiaceae.

Tumbuhan ini hidup menyerap nutrisi tanaman induk atau inangnya, yakni Tetrastigma, sejenis tumbuhan pemanjat dari keluarga anggur-angguran.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya