Keinginan untuk BAB usai makan biasanya berhubungan dengan refleks gastrokolika yakni refleks tubuh saat lambung diisi, usus besar lalu terangsang sehingga menimbulkan sensasi ingin buang air besar.
"Ada refleks normal atau disebut refleks gastrokolika. Makanan masuk mengirimkan sinyal ke otak (agar saluran cerna mengeluarkannya jika penuh)," tutur Frieda.
Refleks bisa terganggu misalnya karena sembelit yang terus menerus. Bila anak mengalami hal ini, Anda bisa menerapkan "toilet trainning" yakni membiasakan anak duduk di kloset (atau jongkok pada kloset jongkok) setiap setengah jam setelah makan selama 3-5 menit.
BACA JUGA:Tips Puasa Aman Pasien Jantung, Salah Satunya Jangan Langsung Makan Gorengan saat Buka!
Cara ini menurut IDAI dianjurkan pada anak yang berusia di atas satu tahun atau sudah bisa duduk.
(Dyah Ratna Meta Novia)