MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyebut, Jepang merupakan negara yang menjadi mitra strategis dalam fase pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) pascapandemi Covid-19.
Ia mengemukakan hal itu saat menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia, Kanasugi Kenji guna membahas potensi kerja sama dalam upaya membangkitkan kembali sektor parekraf kedua negara.
"Jepang selain sebagai salah satu member dari negara G20, juga konsisten sebagai negara dengan kunjungan turis terbesar ke Indonesia. Pada tahun 2019, hampir 520.000 turis Jepang yang berkunjung ke Indonesia," ucapnya melalui keterangan persnya.
Seiring dengan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia yang makin baik disertai tingkat vaksinasi yang terus diakselerasi, lanjut dia, Indonesia telah membuka kembali perbatasan untuk kunjungan wisatawan mancanegara.
Menurut dia, saat ini menjadi momentum yang tepat bagi industri Jepang berinvestasi guna meningkatkan rantai pasok parekraf.
"Indonesia memiliki 17 subsektor ekonomi kreatif mulai dari kuliner, fesyen, hingga kriya, serta aplikasi, gim, animasi, dan lainnya. Hal ini diharapkan dapat memberi keyakinan pada pemerintah Jepang untuk dapat memberikan return home policy yang sama terhadap Indonesia," ungkap Sandi.
Ia juga mengundang pihak Jepang berpartisipasi secara aktif dalam sejumlah kegiatan internasional yang hendak digelar di Indonesia, mulai dari G20, World Tourism Day, hingga World Conference on Creative Economy (WCCE).