Melihat Masjid Tertua di Bojonegoro, Dibangun Prajurit Mataram yang Kabur dari Kejaran Belanda

Avirista Midaada, Jurnalis
Minggu 17 April 2022 18:30 WIB
Masjid Nurul Huda, Bojonegoro, Jawa Timur (Foto:
Share :

Tak ketinggalan pula, jam matahari atau sundial sebagai alat yang menunjukkan waktu masuk salat sebelum adanya jam, atau masyarakat sekitar mengenalnya dengan nama benjet. Benjet ini kini diletakkan di halaman depan masjid, sebagai penghias bangunan masjid lantaran sudah ada jam.

Sayang konstruksi Masjid Nurul Huda ini memang lebih modern, pasalnya faktor alam terpaan banjir jadi alasan utamanya. Beberapa renovasi menyeluruh dilakukan di tahun 2014 hingga 2015.

Ya, letaknya yang berjarak sekitar 100 meter dari Sungai Bengawan Solo membuat masjid ini rentan tergenang banjir dari aliran anak Sungai Bengawan Solo yang ada tak jauh juga dari bangunan masjid.

(Foto: MNC Portal/Avirista Midaada)

"Kami sengaja meninggikan 1 meter karena kalau banjir ini setiap Salat Jumat tidak bisa digunakan. La masak kalau lagi banjir sebulan bisa 2 kali kebanjiran, terus gak salat Jumat," beber Hakim.

Maka faktor itulah yang akhirnya membuat konstruksi sebagian besar masjid diperbarui dan terkesan lebih modern.

"Sebenarnya sayang kalau dipugar dari bangunan aslinya. Tapi mau bagaimana lagi harus ditinggikan, tapi tidak mengubah gaya arsitek lama masjid hanya ditinggikan dan terlihat lebih modern saja," jelasnya.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya