Optimis Target 1,4 Juta Wisman Australia ke Indonesia Terpenuhi, Sandiaga: Kebangkitan di Depan Mata

Antara, Jurnalis
Rabu 13 April 2022 08:01 WIB
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno/Kanan (Foto: Kemenparekraf)
Share :

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mengaku optimis jika target 1,4 juta kedatangan wisatawan Australia ke Indonesia dapat terpenuhi dalam beberapa periode ke depan. Hal itu mengingat antusiasme masyarakat maupun pelaku industri di negara tersebut.

“Saya melihat ini kebangkitan ada di depan mata kita, kepulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dan tentunya penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat,” ucap Sandi.

Selama sepekan berkunjung ke Australia, Sandiaga mengungkapkan minat masyarakat Australia yang sangat besar terhadap destinasi wisata di Indonesia terutama Bali.

Jetstar, maskapai asal Australia, disebut telah mengoperasikan tiga rute penerbangan langsung ke Bali, yaitu tiga kali per minggu dari Melbourne dan Sydney, serta setiap hari dari Perth.

Salah satu contohnya ialah penerbangan Jetstar Australia dari Sydney ke Denpasar Bali pada 10 April 2022 yang terisi penuh dengan total 335 penumpang.

Kondisi ini diprediksi akan berlangsung hingga beberapa minggu ke depan mengingat di Australia memasuki masa libur Hari Paskah.

“Melonjaknya permintaan wisman Australia juga disebabkan oleh sejumlah relaksasi kebijakan yang dilakukan pemerintah Indonesia terkait pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang dipermudah, seperti bebas karantina, peniadaan PCR-test saat kedatangan, serta perluasan visa on arrival bagi 43 negara termasuk Australia,” terangnya.

Selain itu, Sandi berupaya meningkatkan aksesibilitas terutama layanan penerbangan guna mengantisipasi tingginya minat kunjungan wisman ke Bali.

Upaya ini dilakukan dengan mendorong jumlah wisman dari negara lain untuk mampir beberapa hari di Bali sebelum melanjutkan perjalanan ke Australia dari Bali.

Seperti maskapai dengan rute penerbangan dari Doha di Qatar, Istanbul, Turki, dan Dubai di Uni Emirat Arab yang hendak menuju Australia, untuk dapat transit terlebih dahulu ke Bali.

“Ini nanti akan didiskusikan dengan rekan-rekan Kementerian Perhubungan apakah untuk waktu yang sangat krusial ini kami diperbolehkan, karena Bali membutuhkan sekali,” ungkap dia.

Sementara, Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana mengapresiasi Menparekraf beserta jajaran yang telah memberikan perhatian luar biasa kepada masyarakat Bali.

“Beberapa hari yang lalu saya juga memantau kegiatan Menparekraf saat kunjungan ke Australia. Saya senang karena beliau juga berbicara dengan teman-teman di Australia untuk memberikan pemahaman, pengertian, dan penjaminan bahwa di Indonesia khususnya di Bali aman-aman saja. Bali telah siap menerima kembali wisatawan seperti sebelum Covid-19,” kata Tjokorda.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya