MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mengaku optimis jika target 1,4 juta kedatangan wisatawan Australia ke Indonesia dapat terpenuhi dalam beberapa periode ke depan. Hal itu mengingat antusiasme masyarakat maupun pelaku industri di negara tersebut.
“Saya melihat ini kebangkitan ada di depan mata kita, kepulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dan tentunya penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat,” ucap Sandi.
Selama sepekan berkunjung ke Australia, Sandiaga mengungkapkan minat masyarakat Australia yang sangat besar terhadap destinasi wisata di Indonesia terutama Bali.
Jetstar, maskapai asal Australia, disebut telah mengoperasikan tiga rute penerbangan langsung ke Bali, yaitu tiga kali per minggu dari Melbourne dan Sydney, serta setiap hari dari Perth.
Salah satu contohnya ialah penerbangan Jetstar Australia dari Sydney ke Denpasar Bali pada 10 April 2022 yang terisi penuh dengan total 335 penumpang.
Kondisi ini diprediksi akan berlangsung hingga beberapa minggu ke depan mengingat di Australia memasuki masa libur Hari Paskah.
“Melonjaknya permintaan wisman Australia juga disebabkan oleh sejumlah relaksasi kebijakan yang dilakukan pemerintah Indonesia terkait pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang dipermudah, seperti bebas karantina, peniadaan PCR-test saat kedatangan, serta perluasan visa on arrival bagi 43 negara termasuk Australia,” terangnya.
Selain itu, Sandi berupaya meningkatkan aksesibilitas terutama layanan penerbangan guna mengantisipasi tingginya minat kunjungan wisman ke Bali.