dr Ning juga menegaskan bahwa vaksin terbukti efektif mencegah gejala berat dan kematian. Sementara pada varian baru, pasti ada perubahan bentuk, sedangkan antibodi bisa mengikat patogen atau mikroorganisme kalau spesifik sekali.
"Apabila ada perbedaan sedikit saja, antibodi tidak bisa mengikat 100%, sehingga terjadi escape immunity. Jadi apabila ada varian baru, seseorang yang sudah pernah kena virus ini atau sudah divaksin lalu kena lagi merupakan hal yang wajar," tambahnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)