ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru saja menetapkan tiga kemungkinan jalur. Melihat pandemi Covid-19 tahun ini, ada varian baru dianggap mematikan sebagai skenario terburuk.
WHO merilis Rencana Kesiapsiagaan, Kesiapan, dan Respons Strategis Covid-19 yang diperbarui. Di mana kepala organisasi Tedros Adhanom Ghebreyesus berharap itu akan menjadi yang terakhir.
"Berdasarkan apa kita ketahui sekarang, skenario paling mungkin adalah virus terus berevolusi, tetapi tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkannya berkurang seiring waktu. Sebab kekebalan meningkat karena vaksinasi dan infeksi," ujar Tedros dalam konferensi pers, dilansir Hindustan Times, Jumat (1/4/2022).
Lebih lanjut, dia mengatakan lonjakan berkala dalam kasus dan kematian terjadi karena kekebalan berkurang, mungkin memerlukan vaksinasi penguat sesekali untuk orang yang rentan.