Lokomotif itu didatangkan dari pabrik Hartman dan Hanomag di Jerman serta Werkspoor di Belanda.
Si Gombar mulai dioperasikan sejak 1924 dan digunakan untuk menempuh jalur kereta pegunungan. Namun sejak jalur Cibatu-Garut berhenti beroperasi pada 1983, lokomotif itu ikut berhenti berjalan.
Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan akan mengupayakan permintaan itu dipenuhi.
"Kalau memang itu bisa mewujudkan kecintaan warga Garut terhadap kereta api, nanti kita akan bujuk," kata dia.
Reaktivasi jalur kereta Cibatu-Garut sendiri dilakukan bersamaan dengan dioperasikannya KA Cikuray dan Garut Cibatuan.
Setelah peresmian itu, maka jalur rel kereta api yang sudah 40 tahun tidak dioperasikan, kini sudah bisa kembali dinikmati masyarakat untuk perjalanan dari Garut menuju Bandung dan Jakarta pulang pergi.
(Kurniawati Hasjanah)