MUSEUM Siginjei Kota Jambi selain menyajikan berbagai benda-benda kuno dan bersejarah juga memberikan edukasi permainan tradisional bagi pengunjung khususnya bagi anak usia dini dan pelajar.
"Museum Siginjei tiga tahun terakhir menggelar festival permainan tradisional bagi masyarakat. Kita juga memperkenalkan permainan tradisional di Jambi ini dengan menampilkan di ruang pamer museum," kata Kepala Seksi Bimbingan Bidang Publikasi Rimala Isma di Jambi.
Selain menyaksikan di ruang pamer, kata Rismala untuk waktu-waktu tertentu bisa ikut serta dalam permainan tradisional yang digelar dengan semangat kebersamaan.
Peserta juga dipacu melalui lomba lomba-lomba yang diikuti oleh masyarakat maupun anak-anak sekolah.
Kegiatan festival permainan tradisional mulai dilaksanakan sejak tahun 2018. Beberapa kegiatan lomba permainan tradisional itu antara lain gasing, lomba engrang, lomba batok kelapa, lomba congklak dan lomba hadang galah serta permainan lainnya.
"Kami berharap sekolah-sekolah menggarap permainan tradisional di sekolah dalam ekstra kurikuler, itu perlu untuk pelestarian dan menjaga generasi muda dari ketergantungan ke gadget," katanya.