Yuk Nikmati Pesona Desa Adat Sade di Lombok Setelah Nonton MotoGP, Ini Sederet Keunikannya

Antara, Jurnalis
Minggu 20 Maret 2022 07:06 WIB
Desa Sade di Lombok (ANTARA/Arindra Meodia)
Share :

GELARAN Pertamina Grand Prix of Indonesia mulai berlangsung, Jumat, yang diawali dengan sesi latihan dan babak kualifikasi dari Moto2, Moto3 hingga MotoGP.

Di sela gelaran tersebut, penonton dapat singgah ke Desa Sade untuk berinteraksi dengan penduduk asli Lombok, yaitu suku Sasak. Lokasinya hanya berjarak 11km dari Pertamina Mandalika International Street Circuit atau 24 menit jika ditempuh dengan mobil.

Sementara, bagi wisatawan yang baru tiba di bandara kedatangan Zainuddin Abdul Majid, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Desa Sade juga berjarak 11km.

Di Desa Sade wisatawan yang berkunjung dapat menonton Tari Perang, menggunakan rotan penjalin dan tameng yang terbuat dari kulit kerbau.

BACA JUGA:Taman Selo Kendel Jadi Destinasi Wisata Baru, Yuk Nikmati Keindahannya

Tari tersebut, menurut pemandu wisata Amak Epa, pada awalnya dilakukan untuk meminta hujan biasanya dilakukan pada November. Ketika doa dan perayaan telah dilakukan, akhirnya mereka memutuskan menumpahkan darah karena yakin hujan akan membersihkan darah.

Dalam pertarungan ketika keluar darah di kepala atau perisai maupun rotan jatuh tiga kali, maka lawan tidak dapat lagi menyerang, dan pemain dianggap kalah.

"Sade artinya obat," ujar Amak Epa, mengawali penjelasannya tentang Desa Sade, yang memiliki 150 rumah dengan 150 keluarga dengan total 750 warga.

Untuk mempertahankan garis keturunan, warga Desa Sade menikah dengan saudara jauh atau sepupu. Tradisi menikah tersebut juga diikuti dengan tradisi kawin culik dan kawin lari, bukan melamar seperti kebanyakan tradisi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya