“Kita susun dan mudah-mudahan ini bisa kita dikembangkan, karena indah sekali panorama alamnya. Kita harus bangun infrastrukturnya, kita harus kembangkan dengan berbasis masyarakat. Desa wisata yang ada di sana juga harus mampu membuka peluang usaha. Untuk produk-produk UMKM ekonomi kreatif juga terdigitalisasi sehingga bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” tuturnya.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan, pariwisata merupakan salah satu sektor utama yang menopang ekonomi di Kalimantan Barat. Di mana tercatat pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat pada tahun lalu mencapai 4,78 persen, berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3,6 persen.
"Ada 325 destinasi di Kalimantan Barat dan itu lebih banyak pada wisata alam. Dan mangrove di Kalimantan Barat bisa saya bilang adalah terluas di Indonesia. Jadi sektor pariwisata adalah salah satu andalan di Kalimantan Barat dan ini harus betul-betul dikelola dengan baik," katanya.
Ia menyebutkan salah satunya, kata Sutarmidji adalah pengemasan dan juga promosi. Oleh karenanya kolaborasi dengan Kemenparekraf dikatakannya menjadi hal yang sangat penting.
"Potensi kita banyak, tapi bagaimana kita bisa membuat pengemasan yang baik. Pariwisata harus dikembangkan agar kita tidak terus bertumpu pada alam, dan wisata yang jadi andalan kita ke depan," pungkasnya.
(Rizka Diputra)