Ini 4 Makanan Tinggi Lemak yang Malah Baik untuk Dikonsumsi

Pradita Ananda, Jurnalis
Selasa 08 Maret 2022 13:31 WIB
Ilustrasi Makanan Tinggi Lemak. (Foto: Shutterstock)
Share :

MAKANAN yang memiliki kandungan lemak tinggi memang tidak boleh sering-sering dikonsumsi. Pasalnya, lemak yang tinggi bisa membuat seseorang mengalami banyak penyakit mematikan, seperti jantung koroner atau stroke.

Pasalnya, ketika kadar kolesterol dalam darah tinggi, maka bisa menyebabkan penumpukan lemak atau plak pada dinding pembuluh darah. Ketika penumpukan lemak ini masuk ke pembuluh darah di jantung atau pembuluh darah koroner, maka ini akan bisa menyebabkan penyakit jantung koroner.

Tapi, ternyata tidak semua lemak buruk loh, ada juga lemak baik yang malah bagus jika dikonsumsi. Sebagaimana diwarta dari Healthline, yang sudah ditinjau secara medis oleh ahli gizi Imashi Fernando, MS, RDN, ada beberapa makanan dengan lemak tinggi yang baik bagi tubuh.

Alpukat

Buah yang bukan rahasia lagi memang punya kandungan lemak tinggi. Jika sebagian besar buah-buahan terutama mengandung karbohidrat, tapi alpukat justru penuh dengan lemak. Alpukat mengandung sekitar 80 persen lemak, berdasarkan kalori. Tapi, ternyata alpukat juga salah satu sumber potasium terbaik loh!

Tidak hanya itu, alpukat juga mengandung senyawa antioksidanm sumber serat yang bagus untuk sistem pencernaan, kesehatan jantung, dan manajemen berat badan.

Keju

Keju seperti produk olahan susu lainnya memang tinggi lemak lainnya, tapi disebutkan tidak tidak meningkatkan risiko penyakit jantung dibandingkan dengan produk susu rendah lemak. Meski berlemak tinggi, keju adalah sumber kalsium, vitamin B12, fosfor, dan selenium, kaya protein, dan mengandung banyak nutrisi lainnya. 28 gram keju mengandung 6 gram protein yang hampir setara dengan segelas susu.

Dark chocolate

Camilan enak ini memang sangat tinggi lemak, kandungan lemaknya menyumbang sekitar 65 persen kalori. Tapi, di sisi lain dark chocolate mengandung serat dan beberapa nutrisi penting contohnya zat besi dan magnesium.

Mengutip Medicalnewstoday, dari beberapa penelitian di Amerika Serikat menunjukkan mengonsumsi dark chocolate bisa menurunkan risiko penyakit jantung, orang yang makan dark chocolate 5 kali atau lebih dalam seminggu memiliki risiko paling rendah terkena penyakit kardiovaskular daripada peserta lain.

Telur

Telur dianggap sebagai makanan yang kurang sehat karena kuning telurnya hingga akan kolesterol dan lemak. Namun, penelitian baru menunjukkan pada sebagian besar orang kolesterol dalam telur tidak berdampak negatif pada kolesterol dalam darah. Secara kandungan, telur sangat padat nutrisi, mengandung berbagai vitamin dan mineral.

Salah satu contohnya adalah kolin, nutrisi yang dibutuhkan otak, tetapi 90 persen orang tidak cukup mendapatkannya. Telur juga merupakan makanan yang ramah untuk menurunkan berat badan karena tinggi protein, sehingga membantu kita tetap kenyang di antara waktu makan dan mengurangi kelebihan kalori.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya