Para ilmuwan menjelaskan, melakukan analisis sinar-X dari pegangan emas, yang mengungkapkan belati dibuat menggunakan bahan perekat yang dikenal sebagai plester kapur. Namun, bahan ini juga tidak digunakan oleh pengrajin Mesir hingga waktu lama.
Analisis juga mengungkapkan bahwa pegangan belati dibuat menggunakan teknik suhu rendah asing, yang mungkin berasal dari Mitanni, Anatolia. Catatan menunjukkan, kakek Tutankhamun, Amenhotep III menerima hadiah dari Raja Mitanni.
Meski begitu, para ahli juga percaya bahwa ada kemungkinan Firaun mewarisi keris dari ayahnya setelah diturunkan dari generasi ke generasi. Belati yang menunjukkan penguasaan besi yang signifikan pada zaman Tutankhamun ini dipajang di Museum Mesir di Kairo.
(Rizka Diputra)