Patung Wajah Manusia Berusia 9.000 Tahun Ditemukan, Arkeolog Ungkap Fakta Menarik

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis
Senin 28 Februari 2022 13:00 WIB
Kompleks Neolitik dan patung batu berusia 9.000 tahun ditemukan di gurun Yordania (Foto AFP/Getty Images via CNN Travel)
Share :

Ukiran antromorfik langka ini adalah beberapa ekspresi artistik tertua di Timur Tengah, dan tim mengatakan altar dan perapian menunjukkan bahwa mereka kemungkinan digunakan untuk persembahan korban.

"Simbolisme sakral dan kinerja ritual yang dibuktikan kemungkinan besar ditujukan untuk memanggil kekuatan supernatural untuk perburuan yang sukses dan kelimpahan mangsa untuk ditangkap," ujar SEBAP.

"Ini memberi cahaya baru pada simbolisme, ekspresi artistik, serta budaya spiritual dari populasi Neolitik yang sampai sekarang tidak diketahui ini, di mana mengkhususkan diri dalam perburuan massal kijang menggunakan 'layang-layang gurun'," sambungnya.

 

Kuil paling awal yang diketahui dalam sejarah manusia adalah kompleks Göbekli Tepe di tenggara Anatolia, Turki, dan diyakini dibangun oleh pemburu-pengumpul.

Struktur batu berusia 11.500 tahun itu ditemukan oleh arkeolog Jerman Dr. Klaus Schmidt pada tahun 1994 dan lebih tua dari Stonehenge.

(Salman Mardira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya